The Rain's Lover

Absurd

Satu Demi satu, Kutemui lagi kalian, pada satu bagian waktu yg kita sepakat menyebutnya "Terlambat".


Adalah kalian Cinta demi cinta dan rindu sebelum Matahari dan Hujan. mungkin tak perlu bertanya "Mengapa", sebab Taqdir adalah telah tertulis sebelum ini.


Mubrom Mubrom telah menjadi Muallaq, Nisbi itu telah tiada.


Dan Inilah sekarang kenyataan yg ada, Hanya bisa kembali melalui waktu dan angan, menghitung tawa tawa dan hujan, mengingat senyum2 yg pernah tertuju tanpa sengaja dan tersalah tafsir
 
Comments
0 Comments

0 komentar :

Posting Komentar

Semoga Anda tidak gila seperti Admin,, Hahahha