"Dia perempuan beraroma Puisi" Ujarnya...Aku menangkap sepasang Mata Ungunya dengan KOrneaku dari balik kacamata...
"Mengapa Aku harus jatuh hati ?"
Lalu malam malam serupa daun2 lontar sesak puisi
"Dari Hujan Yang Kau Tunggu...
Aku yang Absurd" .....