The Rain's Lover

Masih Kamu

Aku telah memberimu begitu banyak nama, memanggilmu sesuka rindu, namun tetap untuk satu wajahmu tersimpan di hati, tak terganti.


Boleh saja angin memberiku seribu sepoi, ataupun malam merayuku dengan jejak manis seribu pena, namun aku takkan berpaling dari riuhmu di dada kiriku.


Kau lebih dari sekedar hangat untuk luruhku, Kau lebih dari sekedar eksotisnya setengah mentari di ujung laut kala senja yang akan habis.
Bodohkah aku?

Hanya saja aku ingin simpuhkan maaf dipangkuanmu, 
karena telah membawamu jauh larut dalam ungunya kefiksian ini.
 
Comments
0 Comments

0 komentar :

Posting Komentar

Semoga Anda tidak gila seperti Admin,, Hahahha